Selasa, 14 April 2009

Antara Bandung ,Jakarta, Indonesia dan Australia.


Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu. Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu? Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu! Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu. Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan. Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.


puisi kahlil gibran, sebuah ungkapan hati untuk teman,sahabat, sekaligus seseorang yang pernah mengisi hati & hariku.
biar waktu yang memberimu keberanian, dan biar waktu yang memberiku kesabaran tuk menunggu.

Sabtu, 04 April 2009

In the last minute of togetherness

Akhirnya uts selesai juga, setelah berkutat dengan setumpuk buku-buku, berkantung-kantung camilan,dan menyiksa diri dengan belajar hingga larut malam yang honestly g pernah aku lakuin sama sekali sebelum kuliah. For your information, waktu SMA aku bahkan gak bisa tidur lebih larut dari jm 9 dan sekalinya tidur lebih larut dari jm 12 aku bakal miscallin teman-temanku. Memang sedikit norak,tapi waktu itu aku bangga dengan diriku yang mampu bertahan hingga pergantian hari. Tapi sekarang setelah aku duduk di bangku kuliah, tidur larut malam seolah-olah sudah merupakan keseharian terutama di hari-hari ujian.

Setelah uts selesai aku merasa sedikit lega karena kewajibanku sudah sedikit berkurang,aku tidak lagi harus mengunci rapat televisi ,memutuskan koneksi internet, dan menaruh semua novel,komik,dan majalah di tumpukan terbawah. Hari-hariku kembali normal selayaknya manusia yang tidak bisa lepas dari teknologi dan hiburan. Namun aku merasa sedih dan kehilangan. Sedih karena aku tau masa-masaku untuk bersama dengan teman-temanku di bangku kuliah tinggal sebentar lagi. Kami akan terpencar di berbagai belahan dunia dimana kami terpaut oleh perbedaan jarak dan waktu. Kami tidak akan bisa tertawa dan bersenda gurau bersama, menyindir dan berceletuk akan hal-hal yang membuat semua orang tertawa dan cemberut dalam waktu yang bersamaan. Meskipun teknologi sekarang sudah canggih namun teknologi tidaklah sempurna. Aku tidak akan bisa merasakan hangatnya genggaman tangan temanku melalui teknologi , aku tidak akan bisa memeluk dan bersandar padanya saat kami berada dalam kebersamaan, tidak ada perselisihan maupun beda pendapat yang membuat hubungan kami semakin erat.

9 minggu lagi waktu yang tersedia untukku bersama teman-temanku,setelah itu kami akan disibukkan oleh urusan masing-masing dan kami akan sangat jarang untuk bertemu satu sama lain. Setelah uts selesai kami akan melewati hari-hari kuliah seperti biasa , duduk di kelas dari pukul 8.00-10.30 mendengarkan penjelasan dosen sambil sesekali mengobrol dan bermain bingo. 10.30-10.45 jajan di kopetri atau makan ke kafe (kantin fe) kalau dosen sesi ke2-nya baik. Pukul 13.15 lecturer sesi ke 2 selesai, kami akan berjalan bersama menuruni tangga gedung B menuju kantin yang seperti biasa sudah penuh dengan anak-anak d3 maupun s1 reguler. Saat seperti itu kami akan berlomba-lomba menajamkan mata dan mencari meja dimana makanan yang mereka makan tinggal sedikit,karena itu berarti sebentar lagi mereka akan beranjak dari kursi dan kami bisa menempatinya. Sambil menunggu datangnya makanan kami biasa bermain capsa atau uno. Pukul 13.45 kami kembali ke gedung B (soenario kolopaking) dan menunaikan kewajiban kami sebagai umat islam, shalat dzuhur dengan meminjam mukena teman-temanku karena mukena yang disediakan di mushala biasanya bau apek dan kotor. Pukul 14.00 kuliah sesi 3 dimulai,kami yang sudah lelah kuliah dari pagi biasanya sudah mulai hilang konsentrasi dan mulai keluar-keluar kelas untuk merokok,bergosip,bermain capsa,atau bermain internet di labkom dan baru kembali ke kelas ketika jam menunjukan pukul 16.30, pertanda dosen akan memulai sesi absen sebelum kuliah hari itu berakhir.

Mungkin untuk orang lain keseharianku ini terkesan datar dan sederhana,namun aku merasa bahwa kebersamaanku bersama teman-temanku di detik-detik menjelang keberangkatan kami adalah hal yg sangat berharga.

UTS-Kuliah-UAS- berangkat- bekerja-menikah.

Hidup memang selalu berkaitan dan berkesinambungan seiring berjalannya waktu, kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada kita di masa yang akan datang. Apakah aku bisa bertemu dengan teman-temanku lagi mengingat jarak dan waktu yang turut serta dalam pertemanan kami ataukah aku hanya akan menjadi bagian dari masa lalu teman-temanku yang terlupakan ataupun tak terlupakan.

Sahabat itu seperti bintang, walau jauh dia tetap bercahaya

Meski kadang menghilang, dia tetap ada

Tak mungkin dimiliki tapi tak bisa dilupakan, dan selalu ada di hati

Love may have an end but friendship would never end.

Aku sayang teman-temanku, mereka adalah hal yang berharga dalam kehidupanku. Yang membuatku terjatuh sekaligus terbangun dalam waktu yang bersamaan. Yang membuatku mengetahui arti memiliki dan kehilangan.

Teman,dimanapun kalian berada nanti, jadi apapun kalian nanti, satu yang pasti seorang Annisa Rahayu Rachmawati akan selalu ada dan siap di saat kalian membutuhkan teman sebagai sandaran.

Kamis, 26 Februari 2009

BarbeQue party!

Hari ini teman kampusku yang bernama verra baru pindah rumah ke BSD, dia mengundang anak2 FEUI internasional angkatan 2007 untuk bbq d rumahnya. Namun anehnya kita lah yang di suruh membawa berbagai macam jenis daging, snack, dan softdrink. Padahal status kita hanyalah tamu, dan bukankah tamu itu adalah raja. tapi aku tak heran, mengingat verra adalah salah satu ras c*kin (=P) hehe peace ver

Pertama-tama sepulang bimbingan spa aku,vidi,dan seno mampir dulu k rmh Ella yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah verra, (masih di satu daerah) a.k.a BSD untuk mengerjakan PIK (pengantar ilmu komunikasi) dan sholat maghrib. Karena kepercayaanku dan verra berbeda, maka sudah tentu tidak akan ada mukena di rumahnya. Verra bilang acaranya mulai abis maghrib,namun pada akhirnya aku,vidi,seno,dan ella baru berangkat sekitar pukul 7 kurang, dikarenakan kami terlalu asyik bernyanyi dan mengerjakan tugas PIK.

Pukul 7 lebih kami sampai rumah verra, sudah ada Lany,Winny,Inez,Karin,Iris,dan Nina di tempat verra. Ternyata mereka sudah berada di sana sejak pukul 5 sore. Berdasarkan permintaan verra, Setiap orang diwajibkan membawa barang bawaan. Aku dan 3 temanku membawa minyak tanah dan sosis solo buatan nyokapnya ella.

Sambil menunggu panggangan BBQ menyala, aku, ella,vidi,seno,bossu,theo,dan karin melihat-lihat rumah baru ella yang terletak persis dibelakang rumah verra. Hanya sedikit serong kanan. Ada 2 buah ayunan di samping rumah ella. Setelah puas bermain ayunan, kami melihat bagian dalam rumah ella. Suasana rumahnya sungguh penuh warna. Setiap kamar memiliki warna dan karakteristik tersendiri. Kamar ella berwarna ungu,sementara kamar adiknya berwarna pink. Kamar kedua adiknya dan kamar orang tuanya dihubungkan oleh sebuah pintu. Dan setiap kamar memiliki kamar mandi. Sungguh rumah yang lucu, jika aku besar nanti aku juga mau memiliki kamar paralel seperti itu. Biarpun itu akan mengganggu privasiku sebagai orang tua. Hehe

Lalu Satu demi satu teman-temanku yang lain mulai berdatangan. Ada bobby, wimo, alay, gilang, muthe, upil,veron,anggi, reza,hendrick, raymond,avie,yodi,dll.

Kami memanggang cumi,ayam,sapi, sosis dan makan penganan penganan kecil seperti kentang,spagheti, lays, dll.

Sambil menunggu daging matang aku main uno,dan bernyanyi sambil diiringi gitar yang dibawa avie. Aku juga bermain gitar loh, yah biarpun Cuma naik-naik ke puncak gunung dan chordnya udah banyak yang lupa (tapi diingetin upil), dan biarpun anak-anak pada ngetawain aku. Tapi aku senang. Aku merasa disinilah aku bisa jadi diriku sendiri. Ciyeeeh,.

Karena gerbang ui ditutup pukul stgh 12,aku harus cepat-cepat balik . pada akhirnya pukul 22.22 aku balik ke depok bersama teman-temanku yang rumahnya di depok (vidi dan nina).

Pukul 23.09 aku sampai d kosanku, dan aku merasa senang sekali. Bukan karena aku bisa makan banyak makanan atau yang lain-lain. Tapi karena aku merasa bahwa moment seperti ini sudah langka sekali kami rasakan. Apalagi dalam waktu dekat kami semua akan berpisah dan menuntut ilmu di negara yang berbeda-beda. Moment ini tentulah akan menjadi moment berharga yang akan kami kenang seumur hidup kami. Biarpun aku dan teman-temanku akan berpisah, biarpun kami tidak akan bisa tertawa dan bercanda bersama lagi, biarpun akan lebih susah untuk berkumpul dan bertatap muka satu sama lain namun aku berharap sekarang dan nanti pertemanan kami langgeng, tidak terpengaruh oleh status maupun jabatan.

amin

Friends is someone who can multiply your hapiness

Minus your sadness

love you without requirement

And trust you without agreement

I LOVE U MY FRIENDS

Selasa, 24 Februari 2009

nainaira suggestion

Barusan gw ketemu ama tmn gw yg udh lama bgt gw g ketemu. Dia tmn mandarin gw sekaligus senior gw d kampus. G usah d sebutin orgnya nanti gR dia. =P

Udh lama bgt gw g ketemu dia,tadi tiba-tiba dia ngehubungin gw ngajakin gw makan dan gw cerita byk hal sama dia mulai dari hal yang kecil sampai yang menyangkut urusan pribadi gw. Meskipun dia banyak menyela cerita gw sampai gw lupa tadi gw cerita apa,tp dia cukup memberikan pendapat dan penjelasan yang cukup masuk di akal.

Buat apa lo maksain hubungan sama cowo kalo lo udh ngerasa g sreg sama dia, buat apa lo ngelakuin hal yang sebenarnya lo lakukan Cuma karena lo g ada pilihan lain. Tapi disini dia juga menyadari keanehan pada tmen cowo gw. Dulu dia selalu sms utk hal-hal yang g penting sekalipun. Kaya cerita ttg temen-temennya, atau kegiatannya di kampus, atau Cuma sekedar nanya gw lagi apa, ngapain, dimana. Sampai ketika tahun berganti sikapnya berubah 180 0 dia bukanlah org yg gw kenal lagi. Dia menjadi dingin dan kurang perhatian. Aku merasa apa ini juga terjadi karena kesalahanku. Apakah aku telah melakukan kesalahan padanya tanpa disengaja. Tapi aku mencoba untuk berpikiran positif. Mungkin dia sedang ada masalah sm org tuanya atau nilainya jeblok seperti yang dia bilang padaku.

Tapi omongan tmn gw yang ngebuat gw berpikir sampai sekarang adalah kenapa gak lo jadiin sahabat aja dia. Dimana dia bisa menyokong lo tanpa terpengaruh oleh status atau urusan yang namanya cinta. Bukankah persahabatan tidak butuh status. Org baik akan mendapat jodoh yang baik pula. Percaya bahwa suatu hari org yang tepat akan datang sendiri ke hadapan kita menawarkan cinta,empati,dan kesetiaan. Kalau skrg kita blm mempunyai dan menemukan org yang tepat, itulah keputusan terbaik yang di berikan tuhan saat ini. Yang menurut kita baik belum tentu baik menurutNYA. Tuhan tidak mau konsentrasi kuliah kita terganggu, tuhan telah memutuskan bahwa aku harus fokus pada kehidupanku, pada akademik dan keluarga yang sebentar lagi aku tinggalkan. jodoh bisa berubah sesuai garis takdir tapi keluarga tidak akan pernah berubah.

It’s dedicated to nainai ra

Thx to change my view.

=P

Senin, 23 Februari 2009

melbourne oh melbourne

Sumpah, lemes bgt rasanya wkt denger kabar bahwa gpa yg d pake dlm standard melbourne university itu adalah gpa sampai semester 3. Bukan semester 4. Gw ngerasa apa yang udah gw perjuangkan selama ini sia-sia. Buat apa gw ikut tes ielts 3x dan preparation 2x demi mencapai target nilai ielts yang di tetapkan oleh universitas melbourne. Buat apa gw cape-cape bolak-balik bdg-jkt buat ngurus lintas fakultas.

Berdasarkan sumber yang terpercaya gw mengetahui bahwa sebenarnya peristiwa kaya gini udh pernah terjadi pada angkatan d atas gw. Ada 2 org senior yg gpa ny d bawah standard mel-u, namun pihak ui berhasil meyakinkan dan menjamin bahwa org yg mereka bela itu pasti bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar d melbourne dgn baik dan benar. Namun ternyata janji tinggalah janji, sang senior terlalu asyik berkutat dengan organisasi dan segala hal diluar kegiatan akademik. Alhasil gpanya pun menurun drastis dan membuat kepercayaan melbourne terhadap ui sirna begitu saja. Dan kamu tahu siapa yg kena imbasnya? Tentu saja angkatan d bwh mereka, gw dan tmn2 gw. Tapi yang lebih menyakitkan sebenarnya gpa gw cm kurang 0.02 dari batas yang mereka tentukan, selisih yang kecil namun berarti banyak untuk pihak yang menegakkan disiplin dan integritas tinggi.

Salah satunya harapan gw adalah Yang Di Atas dan Yang di bawah. Yang di atas adalah Allah SWT tempat aku meminta,mengadu,dan berharap dan yang di bawah adalah aku sendiri. Aku hrs meyakinkan diriku sendiri,keluarga,org2 di sekitarku,universitasku,dan universitas melbourne bahwa aku sanggup yakin dan bisa memenuhi dan menjadi apa yang mereka inginkan.

Saat ini mungkin aku tak bisa berbuat banyak. Semua nilai sem 3 sudah keluar semua dan tiada daya dan upaya yang bisa aku lakukan kecuali pertolonganNYA. Namun aku percaya setiap ada kemauan pasti ada jalan. Percaya pada diri sendiri. Percaya pada kekuatan pikiran dan alam semesta. Remember about the secret. I always say it to my friend and it’s time to say it to my self.

Minggu, 22 Februari 2009

pink panther 2

wuah,finally i can make my own blog, altough i still confuse with all of these settings. but i will start my story with a story of my life today.
this evening i watched pink panther 2 with my u-don't know-who @ cihampelas walk. the story is unpredictable, a bit of funny and silly things but with a fantastic ending. eventough i didn't watch the first movie of pink panther but i can understand the story.
i couldn't wait to watch pink panther 3 =)